Rabu, 22 Mei 2013

Belajar Tafakur Bagian 2



Mesjid Raya Baiturrahman - Aceh 2010
Adakah Ciptaan Allah yang tidak Bermanfaat bagi Manusia?


Edisi Khusus :
Mentafakuri Binatang – binatang yang dianggap tidak bermanfaat dan cenderung merugikan bagi kehidupan Manusia.









Oleh : Juhdi Mulyadi

 Pengantar
Setelah artikel tentang “ Mentafakuri Kehidupan Lebah “ diterbitkan, ada beberapa komentar yang menarik di FB diantaranya ada yang request mengenai cara mentafakuri binatang – binatang yang dianggap tidak bermanfaat, cenderung merugikan dan sangat menjengkelkan bagi Manusia.
Disini saya mencoba memberikan sedikit pencerahan tentang masalah tersebut dengan merubah cara berpikir kita agar lebih terbuka, Smart dan selalu mengutamakan “ Positif Thinking “.
Dan untuk menghasilkan kesimpulan yang benar dan akurat alias tidak menyesatkan, maka kita harus mengambil referensi yang dijamin keakuratannya juga, betul gak ?. Coba simak baik-baik keempat ayat dibawah ini dengan seksama.

1.     Sumber referensi yang Maha Sempurna dan Akurat yaitu Al Qur’an

S U R A T   I B R A H I M

14:52. (Al Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.


2.     Allah SWT tidak menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia

S U R A T   A L - I M R O N

3:191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

3.     Allah SWT  menciptakan segala sesuatu dengan Seimbang

S U R A T   A L - M U L K

67:3. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

4.     Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran tertentu

S U R A T   A L - F U R Q A A N

25:2. yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.

Ada tiga point yang perlu digarisbawahi dan dicermati serta diingat yaitu :

1.     Hanya orang-orang yang “ berakal “ saja yang bisa mengambil pelajaran dari Al Qur’an
[ Apakah kita termasuk didalam kategori tersebut ? hehehe jawab dg jujur ya ! ]
2.     Allah tidak menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia
3.     Allah menciptakan segala sesuatu dengan seimbang dan ukurannya ditetapkan dengan rapi

Cikampek, 20 May 2013




Adakah binatang yang tidak bermanfaat bagi Manusia ?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, alangkah baiknya kita mentafakuri terlebih dahulu referensi ayat-ayat dibawah ini dengan metode 2 T alias Tafakur dan Tadzakur, masih ingat ? [ Pemahaman dan Penghayatan ].
Jadi mari kita Pahami dan Hayati ayat-ayat berikut ini [ font biru adalah penekanan kalimat agar lebih mudah memahami makna dari ayat tersebut ]:
S U R A T   A L - J A T S I Y A H

45:22. Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar dibalasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan.

S U R A T   A L - H I J R

15:85. Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.

S U R A T   T H A H A

20:6. Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.

S U R A T   A L - A N B I Y A

21:16. Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.

S U R A T   A R - R U U M

30:8. Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.

S U R A T   A D - D H U K H A N

44:7. Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang meyakini.

Setelah memahami dan menghayati ayat-ayat di atas, saya yakin bahwa anda sepakat dengan saya bahwa semua kehidupan di alam semesta ini telah ada yang merencanakan secara sempurna dengan ketelitian penciptaan yang maha canggih serta system kehidupan yang didesign dengan tingkat keakuratan yang maha tinggi termasuk system pemeliharaannya yang maha sempurna..
Jadi dibalik kesempurnaan Alam Semesta beserta isinya ada Sang Grand Designer yang telah menciptakan segala sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya.

Nah , kembali kepokok bahasan kita,
Terkadang kita sering dijengkelkan dengan kehadiran beberapa jenis binatang di rumah kita baik itu yang mengganggu seperti nyamuk, tikus, lembing, semut dsb, atau yang menjijikan seperti kecoa, lalat, ulat dsb atau juga yang menakutkan seperti ular misalnya.
Secara sepintas kadang kita berpikir kenapa sich Allah menciptakan binatang-binatang menjengkelkan tersebut ?
Saat kita lagi enak tidur terganggu dengan bisingnya suara nyamuk dan gigitannya yang bikin gatal dan kesel. Belum lagi gara-gara digigit nyamuk, kita bisa masuk rumah sakit terus kita harus negeluarin duit banyak lagi buat bayar biaya rumah sakit. Gimana gak bikin keki.... tul..gak ?
Tapi masih untung nyamuknya kecil, coba kalau nyamuknya segede helikopter hehehe apa yang terjadi dengan kita coba? Kayaknya sekali sedot langsung hilang deh kita dari dunia ini.
Terus ada lagi binatang yang bikin kesel yaitu tikus, selain suka nyuri makanan juga suka gigitin kabel barang-barang elektronik kita selain itu tikus juga bisa nyebarin penyakit “ pes “ lewat air seninya.
Bagi yang tinggal di Cikampek Baru ada lagi jenis binatang paling menyebalkan yang rutin datang setiap panen padi tiba yaitu Lembing. Mereka datang pada saat hari mulai gelap dan langsung menyerbu lampu-lampu rumah penduduk, efeknya selain BAU juga kalau nempel di kulit kita, lembing tersebut akan mengeluarkan cairan yang membuat kulit kita panas dan terbakar.
Jadi kalau musim Lembing tiba, maka Cikampek Baru menjadi kota yang gelap gulita hehehe. Dan sampai saat ini belum ada yang tertarik untuk memanfaatkan lembing sebagai komoditi pangan misalnya Peyek lembing, Lembing Rica-rica, Lembing Balado  ataupun Juice lembing karena pasti dijamin tidak ada yang mau beli hahahhaha …. [ Intermezzo ].
Belum lagi Lalat, selain menjijikan juga bisa menyebarkan penyakit , pokoknya bikin Jijai dech. Dan juga kecoa, kalau sampai air kencingnya kena mata kita, dijamin mata kita bengkak.

Dari contoh kasus di atas, mari kita belajar Positive Thinking dan Berpikir secara menyeluruh.
Dengan referensi ayat-ayat di atas yang telah saya kutipkan, tentunya tidak ada yang salah dan sia-sia dengan penciptaan binatang-binatang tersebut hanya kita kurang mencermati dan memikirkannya.
Sebenarnya kita bisa menemukan banyak HIKMAH dibalik penciptaan binatang-binatang tersebut bila ditinjau dari beberapa aspek :
1.    Ditinjau dari aspek Ekosistem [ Design system kehidupan ]
Sistem Kehidupan yang sempurna sudah diciptakan Allah yaitu dengan menciptakan mahluk hidup itu berpasang-pasangan, ada jantan dan betina, ada Pemangsa dan ada yang Dimangsa supaya populasi masing-masing binatang tersebut bisa tetap seimbang.

Sang Pencipta telah membuat program canggih yang berbeda-beda pada masing-masing binatang baik itu dari habitanya maupun dari makanannya.
Ada pemakan daging [ Carnivora ], pemakan tumbuh-tumbuhan [ Herbivora ] dan pemakan segala [ Omnivora ]……coba buka lagi pelajaran Biologi kalau mau detail !
Perlu diingat bahwa masing-masing binatang tersebut tidak akan melanggar ketentuan system yang telah diciptakan Allah. Jadi intinya binatang – binatang tersebut hidupnya akan terus mengikuti sesuai dengan program yang telah ditetapkan Allah SWT.
Binatang pemakan daging tidak mungkin menjadi pemakan tumbuh-tumbuhan [ meskipun dengan alasan mau Diet atau takut kolesterol hehehe ], atau sebaliknya.
S U R A T   A L - B A Q A R A H

2:164. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

S U R A T   A L - A N ' A A M

6:38. Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu.  Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.

Jadi sebenarnya dalam kehidupan normal binatang tersebut seharusnya begini :
Sebagai contoh :
Nyamuk diciptakan sebagai sumber makanan bagi cicak, kadal, kodok dsb [ jentiknya sumber makanan ikan], dan sebaliknya nyamuk juga bisa menjadi penyebab kematian binatang-binatang lain.
Tikus diciptakan sebagai sumber makanan bagi Ular, Burung hantu dsb, sementara tikus adalah pemakan segala.
Hama tanaman termasuk lembing adalah sumber makanan bagi burung, katak dsb.
Karena habitat predator sudah dijamah manusia [ populasi manusia meningkat cepat ], maka kehidupan menjadi tidak seimbang, jumlah predator semakin menyusut karena sering diburu makhluk yang namanya manusia sehingga populasi binatang penggangu semakin pesat yang akhirnya mengganggu kehidupan manusia itu sendiri.
Tapi kalau manusianya bisa menjaga kebersihan lingkungan maka binatang pengganggu tidak akan ada dan predatornyapun tidak ada.
Contoh kasus
Beberapa kali saya pergi ke Jepang, dan setiap kali saya pergi ke sana saya tidak pernah bertemu dengan nyamuk apalagi digigitnya. Pergi ke tempat makan juga tidak ada lalat satupun, kenapa ? karena mereka selalu menjaga lingkungannya tetap bersih.
Jadi pertanyaannya siapakah sebenarnya yang salah ya ?
Hikmah yang kita dapatkan disini adalah Seharusnya Manusia itu bisa menjaga Kebersihan Lingkungan dan Keseimbangan Alam.
2.    Ditinjau dari aspek Ekonomi [ Kelangsungan Hidup Manusia ]
Dengan diciptakannya binatang-binatang pengganggu tersebut, maka banyak berdiri pabrik-pabrik yang memproduksi produk – produk pemusnah binatang-binatang pengganggu tersebut seperti obat nyamuk dari yang berbentuk bakar, lotion , semprot dan raket. Perangkap tikus dari yang berbentuk lem, kerangkeng dan racun. Obat pemusnah Hama tanaman dan sebagainya.
Belum lagi dengan adanya penyakit seperti Demam Berdarah, Malaria, Pes dan sebagainya, yang diakibatkan oleh binatang-binatang tersebut maka berdirilah pabrik-pabrik obat-obatan, rumah sakit, dan mendatangkan rezeki pula bagi dokter misalnya.

Berapa ribu atau juta orang yang terhidupi dari binatang-binatang yang menjengkelkan tersebut coba hitung sendiri !
Dari sinilah terjadi perputaran rezeki yang tanpa kita sadari membuat suatu perputaran ekonomi yang akhirnya menjadi kehidupan ini semakin berarti.

Dan Hikmah yang lainnya silahkan anda Tafakuri sendiri.
 

Diakhir tulisan ini saya ingin mengajak anda untuk sama-sama kita merenungi ayat berikut ini

S U R A T   A L - H A J J

22:73. Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.

22:74. Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

Terimakasih dan Semoga bermanfaat

Kembali ke Bagian 1 - Klik Disini !

Wassalam
Cikampek, 22 May 2013
Juhdi Mulyadi

Tidak ada komentar:

Blog Hidup Untuk Tafakur

Assalamualaikum Wr. Wb.

Terimakasih para pembaca yang Budiman atas kunjungannya di Blog Hidup Untuk Tafakur ini.

Posting tulisan ini merupakan tulisan original dan bukan merupakan hasil Copy Paste dari Blog , Website atau sumber manapun dengan tujuan untuk memberikan alternative lain dalam mempelajari Agama agar kita bisa menemukan Sang Maha Pencipta dan merasakan kehadiran-Nya dalam setiap helaan nafas sampai hembusannya yang terakhir.

Kecuali untuk Kategori Buku, IPTEK dan Pengetahuan Umum.

Mari kita hilangkan segala bentuk perbedaan dengan kembali kepada Al-Qur'an sebagai sumber rujukan.

Bila berkenan, silahkan memberikan komentar, saran dan kritik membangun, juga dipersilahkan untuk menyebarkan dan membagikan tulisan ini secara Gratis.

Dan bagi yang mau copy paste tulisan ini, mohon untuk mencantumkan sumbernya.

Mari kita berbagi Ilmu yang Bermanfaat untuk mendapatkan Rida dan Rahmat dari-Nya.

Wassalam
Penulis
Juhdi Mulyadi

Laman

Sumber Inspirasi Penulis



Belajar Memahami Hidup dengan Metode Tafakur dan Tadzakur.

S U R A T I B R A H I M

14:52. (Al Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.

S U R A T A L - I M R O N

3:18. Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

S U R A T Y U N U S

10:24. Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir.

S U R A T A L - B A Q A R A H

2:164. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

S U R A T A L - I M R O N

3:191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

S U R A T A R - R A ' D U

13:3. Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

S U R A T A R - R U U M

30:8. Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.


S U R A T A L - A ' R A F

7:146. Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat (Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai daripadanya.

7:179. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.